Portal Berita
Berita terbaru dan terpercaya.

KLINIK JET Z DIDUGA SEBAGAI TEMPAT KONGKOW PREMAN SURABAYA

Diposting: 21 Feb 2013 21:42 · Diperbarui: 12 Dec 2025 14:40
KLINIK JET Z DIDUGA SEBAGAI TEMPAT KONGKOW PREMAN SURABAYA

Surabaya,- Terkait dengan pemberitaan yang ramai beredar di Kabupaten Mojokerto dan surabaya tentang dugaan penyimpangan proyek PJU Kabupaten Mojokerto, yang melibatkan nama pengusaha dan sekaligus dokter gigi ternama di surabaya, ada dugaan klinik gigi jet z milik Drg. David Andreas Mito digunakan sebagai tempat berkumpulnya para preman dan juga oknum oknum anggota organisasi kemasyarakatan di Surabaya, untuk memback up dan melindungi pemberitaan pemberitaan yang berkaitan dengan sepak terjang sang Bos pemilik klinik tersebut.
Ulah para preman dan oknum organisasi kepemudaan di surabaya yang menjadi pelindung Drg. David Andreas Mito, ada dugaan mereka semua terlibat dalam melancarkan permainan untuk mendapatkan Proyek yang selama ini menjadi perbincangan di Kab. Mojokerto dan kota Surabaya.

Mereka berusaha dengan segala cara untuk mengamankan proyek proyek Drg. David Andreas Mito agar tidak ada pihak LSM maupun media massa yang berani mengungkap kecurangan yang ada pada kedua proyek tersebut diatas dan tidak ada ada yang berani mempermasalahkan ke jalur hukum dugaan korupsi pada kedua proyek tersebut.

Contoh proyek bermasalah yang dalam minggu ini jadi pembicaraan warga kab. Mojokerto dan Kota Surabaya adalah proyek PJU Kab. Mojokerto senilai 30 Milyar rupiah dan proyek PJU kota surabaya senilai 80 Milyar Rupiah.

Menurut beberapa narasumber yang tidak mau disebutkan namanya karena takut akan ancaman dari para preman dan oknum organisasi kemasyarakatan di surabaya yang jadi peliharaan Drg. David Andreas Mito, mengatakan bahwa kedua proyek tersebut sarat akan penyimpangan,

"Baik dalam proses lelang sampai pengadaan bolam merk strawl yang hanya didapatkan produknya di negara jerman sehingga tidak dapat dibuat perbandingan dengan proyek PJU sejenis di kabupaten dan kota lain di Indonesia sehingga mengaburkan indikasi penyimpangan dan korupsi pada kedua proyek tersebut", katanya.

Saat beberapa media massa dari kabupaten Mojokerto dan kota Surabaya akan mengkonfirmasi berkaitan dengan kedua masalah tersebut pada hari rabu 20 Februari 2013 Drg. David Andreas Mito, menyerahkan jawaban atas pertanyaan semua awak media kepada para preman dan oknum Organisasi kepemudaan untuk bertemu di Mc Donald, Jalan Basuki Rachmad sedangkan Drg. David Andreas Mito tidak ada yang hadir dalam pertemuan tersebut untuk memberikan konfirmasi berkaitan dengan masalah tersebut.

Sehingga tidak ada informasi yang didapatkan oleh para awak media dan saat dihubungi oleh wartawan melalui sms di hand phone nya Drg. David Andreas Mito hanya mengatakan tulis tulis aja sendiri dan jawab jawablah sendiri saya tidak mau bertemu kalian karena ada kerjaan yang lebih penting.(barong).