Portal Berita
Berita terbaru dan terpercaya.

14 Desember Diperingati Apa Saja?

Diposting: 14 Dec 2025 07:44 · Diperbarui: 14 Dec 2025 07:45
14 Desember Diperingati Apa Saja?

Tanggal 14 Desember bukan sekadar penanda hari di kalender. Di berbagai belahan dunia, tanggal ini dipenuhi beragam peringatan yang menyentuh isu sejarah, lingkungan, kemanusiaan, hingga gaya hidup modern. Momentum ini kerap dijadikan waktu refleksi atas perjalanan masa lalu sekaligus tanggung jawab masa depan.

Di Indonesia, 14 Desember dikenal sebagai Hari Sejarah Nasional. Sementara secara global, terdapat sejumlah peringatan lain seperti Hari Konservasi Energi, Hari Monyet Sedunia, Hari Martir Intelektual di Bangladesh, hingga Hari Pengiriman Gratis yang populer di era belanja digital.

Beragam peringatan tersebut menjadikan 14 Desember sebagai hari dengan makna multidimensi, menghubungkan nilai historis, kepedulian sosial, serta dinamika kehidupan modern.

Hari Sejarah Nasional

Di Tanah Air, setiap 14 Desember diperingati sebagai Hari Sejarah Nasional. Peringatan ini bertujuan mengajak masyarakat menengok kembali perjalanan panjang bangsa Indonesia sebagai dasar memperkuat identitas nasional.

Peringatan ini berakar dari Seminar Sejarah Nasional yang digelar di Yogyakarta pada 14–18 Desember 1957. Seminar tersebut melibatkan akademisi dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia, dengan tujuan merumuskan arah penulisan sejarah nasional yang ilmiah dan bertanggung jawab.

Salah satu latar belakang utama seminar ini adalah kritik terhadap historiografi kolonial yang dinilai tidak merepresentasikan peran aktif masyarakat Indonesia. Para sejarawan mendorong lahirnya sejarah nasional yang menempatkan bangsa Indonesia sebagai aktor utama.

Diskusi intens juga terjadi terkait pendekatan filosofis dan metodologi penulisan sejarah, termasuk perbedaan pandangan di antara tokoh-tokoh penting. Dari sinilah lahir gagasan untuk menyelenggarakan Kongres Sejarah Nasional sebagai wadah pemikiran lanjutan.

Pemerintah kemudian menetapkan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional, merujuk pada hari dimulainya Seminar Sejarah Nasional tersebut.

Hari Konservasi Energi Sedunia

Selain di Indonesia, 14 Desember juga diperingati sebagai Hari Konservasi Energi Sedunia. Peringatan ini menyoroti pentingnya penggunaan energi secara efisien dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan global.

Konsumsi energi yang terus melonjak beriringan dengan pertumbuhan penduduk dan industrialisasi menimbulkan tantangan serius, mulai dari menipisnya sumber daya hingga dampak perubahan iklim.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan energi, baik di sektor industri, perkantoran, maupun dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari, demi menjaga keseimbangan lingkungan.

Hari Monyet Sedunia

Hari Monyet Sedunia juga jatuh pada 14 Desember. Peringatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus kampanye global untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan monyet dan habitatnya.

Isu yang diangkat mencakup eksploitasi satwa, seperti pemeliharaan yang tidak layak, penggunaan dalam hiburan, hingga pemanfaatan demi konten media sosial.

Di sisi lain, peringatan ini juga merayakan keunikan monyet sebagai makhluk cerdas dengan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hari Monyet Sedunia pertama kali dipopulerkan pada tahun 2000 melalui inisiatif komunitas mahasiswa.

Hari Martir Intelektual di Bangladesh

Di Bangladesh, 14 Desember diperingati sebagai Hari Martir Intelektual. Peringatan ini mengenang tragedi kemanusiaan pada tahun 1971, menjelang berakhirnya perang kemerdekaan negara tersebut.

Pada hari itu, ratusan hingga ribuan cendekiawan Bengali—termasuk akademisi, dokter, jurnalis, dan ilmuwan—menjadi korban penculikan dan pembunuhan. Aksi tersebut dilakukan untuk melumpuhkan masa depan intelektual bangsa yang sedang memperjuangkan kemerdekaan.

Dua hari setelah tragedi tersebut, Bangladesh resmi merdeka. Peringatan ini menjadi simbol bahwa perjuangan bangsa tidak hanya dilakukan melalui senjata, tetapi juga lewat pemikiran, ilmu pengetahuan, dan keberanian intelektual.

Hari Pengiriman Gratis

Di ranah ekonomi digital, 14 Desember juga dikenal sebagai Hari Pengiriman Gratis. Peringatan ini bermula sebagai kampanye belanja daring yang menawarkan bebas ongkos kirim untuk menarik minat konsumen menjelang akhir tahun.

Program ini pertama kali diperkenalkan pada 2008 dan kemudian berkembang pesat, termasuk dengan penambahan sistem kupon pada 2017. Kini, Hari Pengiriman Gratis menjadi agenda rutin yang dinantikan pembeli online.

Banyak peritel memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan transaksi, sementara konsumen menikmati kesempatan berbelanja lebih hemat menjelang musim liburan.

Dengan beragam makna dan latar belakang tersebut, 14 Desember menjadi tanggal istimewa yang menyatukan refleksi sejarah, kepedulian lingkungan, nilai kemanusiaan, serta perkembangan gaya hidup modern.